Tanjung Putus Kamis, 11 September 2025– Pemerintah Desa Tanjung Putus menggelar Rembuk Stunting bertempat di Aula Pertemuan Desa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya bersama dalam percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa.
Acara dihadiri oleh Camat Kerkap, Kepala Puskesmas Lubuk Durian, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Bidan Desa, Kader KPM, Kader Posyandu, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Tanjung Putus menegaskan bahwa rembuk stunting menjadi wadah untuk menyampaikan usulan dari para kader dalam rangka penanganan stunting.
“Kami Pemerintah Desa Tanjung Putus berkomitmen untuk terus menganggarkan Program Makanan Tambahan (PMT) bagi kegiatan posyandu. Karena Ini merupakan bentuk dukungan desa terhadap program nasional percepatan penurunan stunting,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Kerkap dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap program ini.
“Program penurunan stunting adalah program penting yang harus kita sukseskan bersama. Desa menjadi ujung tombak, sehingga langkah nyata dari desa akan sangat menentukan keberhasilan di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Kepala Puskesmas Lubuk Durian. Para kader posyandu diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan usulan program yang akan dijalankan di tahun 2026.
Hasil rembuk menyepakati adanya inovasi baru berupa penyediaan makanan bergizi bagi balita serta penguatan PMT untuk ibu hamil dan ibu nifas, sebagai langkah preventif agar anak yang lahir dan tumbuh terbebas dari stunting.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta. Dengan adanya rembuk ini, diharapkan Desa Tanjung Putus dapat terus menghadirkan program yang lebih baik, inovatif, dan berdampak nyata dalam menciptakan generasi sehat bebas stunting.